Unsupported Screen Size: The viewport size is too small for the theme to render properly.

Contoh Lowongan Pekerjaan Scrum Master

Membuat perubahan. Membawa dampak.

Contoh Lowongan Pekerjaan Scrum Master

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengimplementasikan Scrum dan semakin banyaknya kebutuhan akan Scrum Master berkualitas, banyak perusahaan yang membutuhkan panduan mengenai bagaimana membuat lowongan kerja untuk Scrum  Master. Berikut adalah contoh yang anda dapat gunakan untuk mencari Scrum Master berkualitas di pasar kerja. Contoh ini menggunakan lisensi Creative Commons 4.0

Contoh Lowongan Kerja Scrum Master

Pelayanan dan Tanggung Jawab

Kepada para Product Owner

  • Coaching dan mentoring Product Owner untuk dapat mengukur dan mengoptimalkan terhantarkannya nilai bisnis ke kostumer kami dengan menggunakan teknik yang paling agile saat ini.
  • Coaching dan mentoring Product Owner untuk dapat merencanakan dan memprakirakan product delivery dengan menggunakan teknik yang paling agile saat ini.
  • Coaching dan mentoring Product Owner untuk mengkomunikasikan rencana dan perkembangan product delivery kepada para pemegang kepentingan.

 

Kepada Development Team

  • Coaching dan mentoring Development Team untuk menjadi tim professional yang bertanggung-gugat terhadap produk berkualitas tinggi dan membayar semua hutang-teknis di dalam produk.
  • Coaching dan mentoring Development Team mengenai technical excellence dan software craftsmanship yang akan meningkatkan kualitas produk dan nilai dari produk.

 

Kepada manajemen

  • Berkolaborasi bersama manajemen untuk membuat perencanaan path to agility untuk meningkatkan tingkat agility perusahaan dan meningkatkan nilai dari produk di pasar.
  • Coaching dan mentoring manajemen mengenai Scrum core values, empirisme, lean-thinking dan servant-leadership yang menjadi fondasi Scrum.
  • Bekerja bersama manajemen dalam menciptakan sebuah lingkungan kerja yang menekankan transparansi, safe-to-fail, continuous improvement tanpa ada yang defensif, saling menyalahkan dan saling menghakimi.

 

Kepada seluruh organisasi

  • Coaching dan mentoring semua orang di perusahaan agar menjadi kohesif, swakelola, bertanggung-gugat dan bangga dengan apa yang mereka kerjakan yang akan membentuk sebuah tim yang berperforma tinggi.
  • Coaching dan mentoring semua orang di dalam perusahaan mengenai Scrum core values dan empirisme yang pada akhirnya akan meningkatkan tingkat agility perusahaan.
  • Memimpin dengan melayani (servant leader) perusahaan untuk mencari praktik agile yang dapat meningkatnya flow dari product delivery di value stream perusahaan.
  • Memfasilitasi sesi kolaborasi seperti Sprint Planning, Product Backlog Refinement, Product Road Mapping, Sprint Review, Sprint Retrospectives kapanpun dibutuhkan.
  • Memfasilitasi pembuatan keputusan, resolusi konflik dan passionate debate di dalam tim Scrum maupun dengan pemegang keputusan kapanpun dibutuhkan.
  • Menyediakan waktu untuk one-on-one coaching ke individu untuk pengembangan professional dan interaksi interpersonal agar setiap individu di dalam perusahaan menjadi individu terbaik.
  • Berkolaborasi dengan Scrum Master lainnya dalam Scrum Master Community of Practice (CoP) untuk meningkatkan tingkat agility perusahaan.

 

Syarat keahlian dan pengalaman

  • Memahami Scrum bukan hanya mekanikanya saja tetapi juga prinsip, nilai dan filosofi di belakangnya.
  • Pengalaman dalam coaching dan mentoring tim Scrum yang swakelola dan professional dalam pengembangan produk.
  • Pengalaman dalam membimbing satu perusahaan atau lebih untuk transisi menuju agility.
  • Pemahaman yang mendalam mengenai psikologi organisasi, manajemen perubahan, ilmu komunikasi dan dinamika grup.
  • Memiliki pemahaman yang mendalam mengenai mengajar, coaching, mentoring dan group facilitation yang efektif.
  • Kreatif dalam mencari teknik yang paling efektif dalam mengajar, coaching, mentoring dan group facilitation.
  • Merefleksikan semangat dasar dari agile manifesto dan Scrum core values, perilaku anda menjadi contoh, panutan dan gambaran bagi orang lain mengenai apa itu Scrum dan agility.
  • Seorang servant leader, pemimpin yang ingin mengeluarkan potensi masing-masing individu menjadi individu yang terbaik dan tidak suka menggunakan otoritas dalam memimpin.
  • Berpikiran terbuka, rendah hati, tidak defensif dengan pengalaman pribadi dan mau mendengarkan ide revolusioner yang dapat meningkatkan tingkat agility perusahaan.
  • Continuous learner, tidak pernah puas dengan status quo.