Unsupported Screen Size: The viewport size is too small for the theme to render properly.

Blog

Pemikiran-pemikiran dari praktisi Scrum di Indonesia.

Blog

Scrum dan Profesionalisme

Scrum dan Profesionalisme

Tahun 2017 lalu saya melibatkan diri dengan rekan-rekan komunitas Scrum Indonesia untuk mengadakan sebuah acara konferensi tingkat nasional tentang Scrum yaitu Scrum Day Bandung 2017.  Saat itu scrum masih tidak se-fenomenal sekarang, dan terbatas pada perusahan IT dan pengembang perangkat lunak saja. Sehingga para relawan acara memutuskan untuk mengambil satu tema yang berkaitan dengan pengembangan perangkat lunak, “Profesionalism in Software Development”. Hingga saat ini pembahasan mengenai profesionalisme seorang pengembang perangkat lunak masih cukup hangat diperbincangkan. Karena hampir setiap orang punya definisi sendiri tentang profesionalisme.

Silahkan baca selengkapnya disini…

Memanusiakan manusia dengan Scrum

Memanusiakan manusia dengan Scrum

Scrum adalah kerangka kerja, bukan metodologi. Kamu bisa lihat definisi lengkap Scrum di Scrum Guide. Scrum tidak mengatur bagaimana cara dalam menyelesaikan permasalahan yang kompleks atau membuat sebuah produk tapi scrum mengatur proses kerja agar orang-orang didalam tim bisa belajar dan mencari cara bagaimana menyelesaikan permasalahan kompleks dan mengembangkan produk serta meningkatkan kreatifitas dan produktifitas orang-orang didalam tim.
Jika kamu bekerja dalam tim ataupun organisasi apalagi kamu adalah seorang pemimpin maka kamu perlu ingat bahwa semua rekan, atasan, karyawan, pelanggan kamu adalah manusia. Jadi mereka sudah selayaknya diperlakukan sebagai manusia. Mungkin sangat tidak manusiawi jika kamu memperlalukan mereka layaknya sebagai mesin atau robot misalnya memaksakan perintah yang tidak tau apa tujuan, manfaatnya bahkan yang mengerjakan perintah tidak diberi kesempatan untuk bertanya, berfikir dan mencari tau. Pokoknya ya kerjakan sesuai perintah, kalau tidak kamu akan dicap sebagai karyawan yang buruk.

Lingkungan kerja tidak manusiawi

Silahkan baca selengkapnya disini…

Bukan Scrum

Bukan Scrum

Belakangan cukup sering terdengar orang membicarakan Scrum hingga sempet terpikir “Se-hype ini kah Scrum sekarang?”. Ini jelas berbeda jauh jika dibanding tahun sebelumnya. Orang-orang masih sangat awam dengan istilah “Scrum”. Namun apakah ketenaran Scrum saat ini (setidaknya saat tulisan ini dibuat) berbanding lurus dengan pemahaman orang tentang Scrum yang sebenarnya? lalu…

Bagaimana Scrum yang benar?

Silahkan baca selengkapnya disini…

Jangan panggil saya coach

Jangan panggil saya coach

Di siang hari yang cerah saya sedang berbincang-bincang ringan dengan mentor saya dan tiba-tiba dari perbincangan tersebut melebar ke sebuah topik mengenai coaching. Ini adalah buah pikiran saya mengenai coaching dan kenapa coaching itu penting dalam dunia kerja. Mohon masukan dan pendapatnya.

 

Silahkan baca lebih lanjut paparan saya di sini.

 

Indonesia kurang orang yang jago coding, kenapa?

Indonesia kurang orang yang jago coding, kenapa?

Belakangan lagi ramai diperbincangkan dibeberapa forum diskusi programmer yang saya ikuti terkait pernyataan bahwa di Indonesia kurang yang jago coding. Banyak yang tidak setuju tapi banyak juga yang setuju, mungkin ya karena masing-masing punya ukuran “jago coding” yang berbeda. Saya pribadi merasakan betapa sulitnya hiring programmer / software developer yang memang mumpuni bahkan yang freshgaduate sekalipun.

Read More “Indonesia kurang orang yang jago coding, kenapa?”

Scrum Membangun Tim Power Rangers

Scrum Membangun Tim Power Rangers

Saya pernah membaca posting-an di LinkedIn:

Untuk memulai startup kita harus jadi Superman. Kalau mau menjalankan startup, kita butuh Power Rangers.

Kalau tidak salah begitu kalimatnya, sayangnya saya lupa siapa orang yang mengatakan seperti itu. Tapi, dari gambaran kutipan itu, saya yakin kita semua sudah cukup mengerti apa maksudnya.

Saya sendiri setuju dengan kutipan itu, membangun sebuah perusahaan — biasanya dimulai dari startup, tidak hanya butuh satu orang penggagas tapi lebih dari satu orang-orang hebat.

Seperti yang kita tahu Power Rangers, atau sekelompok hero manapun, pada akhirnya menang dengan kerjasama tim. Lebih dari satu tenaga, lebih satu pikiran/ide.

Ini sangat berhubungan dengan startup, yang biasanya dimulai antara 2–5 orang. 2–5 orang yang memiliki tenaga dan pikiran/ide berbeda ini bisa menjadi sumber daya utama startup. Di sisi lain, banyak tenaga dan banyak pikiran pun bisa memicu hancurnya startup.

Read More “Scrum Membangun Tim Power Rangers”